Review Komik Lovely Complex. Lovely Complex menceritakan Risa Koizumi, gadis SMA tinggi 172 cm yang kompleks karena tinggi badannya, dan Atsushi Otani, cowok pendek 156 cm yang sensitif soal tinggi. Kedua tokoh ini awalnya saling membenci karena sering dibanding-bandingkan sebagai “pasangan terlarang” tinggi-rendah, tapi perlahan tumbuh menjadi hubungan manis penuh canda dan dukungan. Manga ini mengusung tema penerimaan diri, cinta remaja, serta persahabatan dengan nada komedi romantis yang ringan namun menyentuh. Tamat sejak 2006 dengan 17 volume, Lovely Complex masih terasa segar karena tidak mengandalkan drama berat; fokusnya pada momen sehari-hari, pertengkaran lucu, dan perkembangan emosi yang alami. Banyak pembaca menganggapnya sebagai shojo “feel-good” yang membuat tertawa sekaligus terharu. BERITA OLAHRAGA
Karakter yang Lucu dan Sangat Relatable: Review Komik Lovely Complex
Risa Koizumi adalah protagonis shojo yang energik, blak-blakan, dan kadang ceroboh—ia sering merasa insecure karena tinggi badannya, tapi juga punya keberanian besar untuk mengejar apa yang diinginkan. Otani, meski pendek dan sering kesal, sebenarnya perhatian, pintar, dan punya sisi lembut yang jarang ditunjukkan. Perkembangan mereka terasa organik: dari saling ejek karena tinggi menjadi saling melindungi dan saling mengerti. Karakter pendukung seperti Nobu, Suzuki, dan Haruka juga punya cerita sendiri yang menambah warna tanpa mencuri sorotan. Nakahara pandai menggambarkan dinamika remaja: Risa yang gugup saat Otani memuji rambutnya, atau Otani yang diam-diam cemburu saat Risa dekat dengan cowok lain. Interaksi mereka penuh momen awkward yang lucu tapi manis, membuat pembaca ikut tersenyum dan merasakan deg-degan cinta pertama yang polos.
Alur Cerita yang Ringan tapi Penuh Emosi: Review Komik Lovely Complex
Alur Lovely Complex bergerak cepat di awal dengan komedi tinggi-rendah yang lucu, lalu perlahan beralih ke romance yang lebih dalam tanpa kehilangan humor. Cerita tidak terburu-buru ke confession; Nakahara memberi ruang bagi Risa dan Otani untuk saling mengenal melalui pertengkaran kecil, bantuan diam-diam, serta momen canggung seperti festival sekolah atau latihan basket. Konflik muncul secara alami dari insecurity tinggi badan, kesalahpahaman teman, atau rasa takut ditolak, tapi semuanya diselesaikan dengan komunikasi jujur dan dukungan satu sama lain. Arc-arc seperti perjalanan kelas atau persiapan ujian menjadi kesempatan untuk menunjukkan pertumbuhan karakter, di mana Risa belajar menerima dirinya dan Otani mulai terbuka tentang perasaannya. Pendekatan slice-of-life ini membuat pembaca merasa seperti ikut menjalani hari-hari SMA bersama mereka, penuh tawa dan kehangatan yang menenangkan.
Pesan Positif tentang Penerimaan Diri dan Cinta Sejati
Lovely Complex menonjol karena pesan utamanya: tinggi badan atau penampilan bukan penentu nilai diri, dan cinta sejati datang saat dua orang saling menerima apa adanya. Risa belajar bahwa ia tidak perlu “mengecilkan” diri untuk disukai, sementara Otani menyadari bahwa tinggi bukan segalanya—ia bisa dicintai apa adanya. Manga ini mengajarkan bahwa hubungan terbaik dibangun dari persahabatan, saling dukung, dan keberanian untuk jujur. Persahabatan di antara karakter juga digambarkan dengan indah—tanpa iri hati beracun atau pengkhianatan. Visual Nakahara yang ekspresif dengan garis halus dan komedi timing yang tepat memperkuat humor serta emosi, membuat adegan ciuman pertama atau pertengkaran kecil terasa hidup dan menyentuh. Meski ada kritik soal beberapa trope shojo klasik, pesan optimisnya tetap kuat dan menyembuhkan bagi pembaca yang pernah merasa insecure soal penampilan.
Kesimpulan
Lovely Complex adalah shojo yang berhasil menggabungkan komedi ringan, romance manis, dan pesan positif tentang penerimaan diri tanpa jatuh ke drama berlebihan. Karakter relatable, alur hangat, serta momen kecil yang penuh makna membuatnya tetap menjadi bacaan favorit bagi banyak orang. Di tengah shojo modern yang sering penuh konflik intens, Lovely Complex menawarkan ketenangan dan kehangatan yang membuat pembaca tersenyum lebar. Bagi yang belum membaca, ini adalah komik yang pantas diberi kesempatan—ceritanya sederhana tapi dalam, penuh tawa dan kelembutan yang menyentuh hati. Lovely Complex mengingatkan bahwa cinta remaja terbaik adalah yang tumbuh dari persahabatan tulus dan keberanian menjadi diri sendiri. Jika mencari shojo yang terasa seperti teman lama yang menghibur, Lovely Complex adalah pilihan tepat yang tidak akan mengecewakan.
You may also like

Review Komik Monte Cristo

Review Komik Kuroko no Basket

Leave a Reply